Search Here

Jumat, 27 April 2012

The Twins 1 (First Love)


Genre   : Romance, Yaoi (?), Fantasy
Rating   : PG-15
Casts     :
Lee Taemin as Lee Taemin/Lee Taerin
Choi Minho as Choi Minho
Onew as Lee Jin Ki (Onew)
Hwang Jihye (fiction) as Onew & Taemin’s Mother
Lee Minhyuk (fiction) as Onew & Taemin’s Father
Cha Hyo Rin (fiction) as Onew’s Girlfriend
Basketball players (fiction) : Dong Hwangjun, Alexander Chang, Jojo (Jo Jomin/Cho Jomin))
Choi Jin Ah (fiction)
Lee Taerin’s ghost (fiction)
Foreword : My 2nd Fanfict finally ! ^^

Happy Reading ~
***
Para yeoja menjerit histeris ketika Choi Minho memasukkan  bola ke ring dengan lompatan ‘maut’-nya, anggota timnya bertepuk tangan dengan bangga dan menepuk punggungnya bergantian ketika kapten mereka itu berjalan ke kerumunan. Setelah beberapa peserta yang ia lihat kemampuannya, Minho melempar bolanya sendiri kepada Taemin yang tampak agak terkejut. Minho melempar senyum menyemangati pada Taemin dan mengangguk ketika namja yang 5 bulan lebih muda darinya itu melempar pandang penuh harap padanya
“dia bagus ?” tanya Hwangjun, salah satu senjata terbaik tim sekolah, meski ia bukan idola para yeoja seperti Minho, tapi tidak ada yang meragukan kemampuannya. Minho mengangguk mantap, ia tersenyum puas ketika Taemin berhasil memanfaatkan 5 kesempatan memasukkan bolanya dengan sangat sukses
Seleksi terakhir adalah sepulang sekolah nanti, dan akan diumumkan sebulan sebelum pertandingan antar sekolah. Dan pertandingan itu adalah dua bulan lagi. Taemin memandang banyak peserta setelahnya dengan was-was, tampaknya mereka sangat mahir dengan berbagai pose. Sayangnya raut wajah Hwangjun, Minho, Alexander dan Jojo tampak kurang senang ketika para peserta yang berhasil itu mendekati para yeoja untuk menyombongkan diri. Dan Taemin sangat bersyukur mereka mencoret beberapa namja itu, hal yang sepertinya tidak mereka lakukan pada dirinya
Tim basket Seoul Youngshin Senior High adalah salah satu tim basket semi-profesional terbaik di KorSel. Biasanya mereka tidak hanya bertanding untuk sekolah, tapi juga untuk berbagai sponsor mereka, dan kesempatan itu jelas tidak akan dibuang sia-sia
“Taemin-aa, jalhaesso !” seru Minho senang ketika namja itu mengejar Taemin dan berjalan kembali ke kelas bersamanya. Taemin tersenyum ragu padanya, tapi Minho hanya mengacak rambut Taemin dan duduk di kursinya, disamping Taemin
Choi Min Ho adalah sobat Taemin sejak ia masuk SMA, ia adalah namja yang sangat tampan, terkenal, dan juga dikenal sebagai salah satu playboy paling brengsek sejak kelas 1. Taemin sebenarnya sudah populer sebagai ‘Prince Of Dancing’ sekolah, tapi ia tampaknya ingin mencoba bidang Minho, basket
“aku tidak yakin akan masuk, Jojo tidak kelihatan puas” gumam Taemin sambil memukul-mukul kepalanya dengan buku tulis di tangannya. Minho tertawa renyah sambil memainkan I-phonenya, Taemin menoleh padanya dan menggembungkan pipi kesal “tertawa saja terus !”
“jangan begitu, kau kan tidak kenal Jojo”
“aku ragu”
“kan ada aku”
“arraso”
Minho tersenyum memandang I-phonenya, rasanya damai tidak ada yeoja yang merecokinya di handphone itu. biasanya, benda berkilauan itu akan ramai dengan berbagai pesan dari yeoja-yeoja iseng yang di depan menyebutnya brengsek, tapi di belakang mengiriminya surat cinta, ia benci sekali pada mereka
Taemin melirik Minho dengan ujung matanya, ia paham betul sobatnya itu tidak lagi ingin punya yeojachingu. Setelah putus dari yeoja ke 20-nya sejak masuk SMA, Minho tampaknya agak kekurangan ketertarikan pada yeoja manapun di sekolah
“kalau kau punya kembaran yang cantik, kenalkan padaku Taem-ah !” seru Minho sambil melompat berdiri dan menangkap bola yang dilempar Alex padanya. Taemin mengangkat bahu dan menatap namja itu pergi
“seharusnya aku memang punya..”
***
Taemin membuka matanya pelan, matanya terasa berat, kepalanya seperti habis dipukul dengan benda keras. Ia mendudukkan diri dan menggosok matanya, menatap sekeliling kamarnya, sepi, tidak ada tanda-tanda hyungnya berada disana. Biasanya pagi-pagi begini, hyungnya itu akan membawakan makanan atau sarapan. Ia menyibakkan selimut dan baru ingat bahwa ini hari minggu, dan di hari minggu, hyungnya pasti bangun agak siang
                Ia berjalan ke kamar mandi, ia merasa agak lebih pendek dari biasanya. Hatinya menertawakan gagasan itu. taemin menggeleng-geleng karena heran dengan pikirannya sendiri, ia menyeringai dan menatap bayangannya di kaca, tapi senyumnya luntur ketika ia menatap bayangan wajahnya di cermin, mengamati tiap senti wajah dan lekuk tubuhnya. Rambutnya kini sepanjang bahu, tubuhnya lebih langsing dan sedikit lebih pendek, ia punya buah dada dan wajahnya lebih halus. Ia menjadi seorang yeoja ! Taemin tertawa keras akan gagasan ini, tapi suara tawanya.. berbeda. Ia kembali menatap cermin dan mengamati tubuhnya, berputar-putar di depan cermin besar itu. ia masih dibalut piyama Lee Taemin, tapi kenapa ia jadi seperti ini ?
Taemin mengangkat lengan baju itu hingga ke bahu, kemana semua otot tangannya ?! kenapa tangannya begitu halus ? ia mengangkat celananya, meraba kakinya, tidak ada bulu. Hanya bulu halus di kaki putihnya yang mulus itu. tapi ia masih memiliki tanda lahirnya di kaki. Taemin menampar wajahnya, mencubit tangannya keras, dan mengambil pisau cukur yang ada di dekatnya, menggores ujung jarinya. Perih dan berdarah, ia tidak bermimpi..
“ONEW HYUNG~~!!” jeritnya panik, kenapa suaranya cempreng dan halus ? kemana suara beratnya yang manly ?
Onew berlari tergopoh-gopoh ke kamar mandi, ia masih menggunakan celemek hijau bergambar anak ayam di tengahnya. Mata sipitnya membelalak lebar menatap yeoja yang berdiri di depannya
“kau baru saja memanggilku ‘hyung’ ? dan siapa kau ? pacarnya Taemin ? sejak kapan disini ? dimana Taemin ? kenapa tidak bilang kalau kau disini ? kenapa pakai piyama Taemin ?” tanya Onew cepat dan beruntun, Taemin membungkam mulut Onew dengan tangannya, ia merasa Onew sedikit menengang ketika ia membungkamnya, Taemin langsung melepaskannya
“aku Lee Taemin, hyung.. dongshaengmu satu-satunya !” jerit Taemin frustasi, Onew terdiam sejenak. Mengamati Taemin dari ujung kaki hingga ujung kepala, mata sipitnya terbuka lebar melihat Taemin dalam balutan piyama yang kini terlihat terlalu besar untuknya
“kyahahahahaha~!” Onew tertawa keras sambil memegangi perutnya yang kaku karena terlalu banyak tertawa. Taemin menatapnya putus asa, Onew berhenti tertawa ketika Taemin menatapnya dengan tatapan seperti itu. ia kenal betul tatapan itu, cara yeoja itu menatapnya, sama persis seperti Taemin
“kau.. mirip Taemin” gumamnya sambil mengelus pipi yeoja itu, Taemin menyingkirkan tangan Onew dan menatapnya tajam, memegangi kedua bahunya yang bidang
“aku Lee Taemin T-A-E-M-I-N ! aku tidak mirip dengannya ! aku memang dia ! percaya padaku !” bentak Taemin luar biasa kesal. Ribuan pertanyaan muncul di kepalanya, dan Onew tidak membuatnya lebih baik
“bagaimana bisa aku percaya jika tiba-tiba ada yeoja yang memakai piyama adikku, berada di kamarnya, dan mengaku bahwa dia adalah adikku ?!” balas Onew agak ketakutan, yeoja itu tampaknya teguh sekali pada pendiriannya. Ia merasa bahwa yeoja itu benar-benar Taemin dalam versi berbeda, tapi akal sehatnya menolak untuk mengakui itu
“menurutmu bagaimana kalau aku terbangun dan menatap diriku di cermin, dan aku sudah berada di tubuh ini. Dan hyungku sendiri tidak mau percaya padaku ? kau pikir aku percaya pada awalnya ?!” kesal Taemin sambil berjalan keluar, ia mengikat rambut panjangnya tinggi-tinggi dan duduk di depan meja rias, menutup wajahnya dengan tangan
Ia sedih, syok, tidak mengerti, dan kesal, ia tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat hyungnya percaya, dan ia tidak tahu bagaimana ia harus menghadapi dunia sebagai seorang yeoja. Taemin bisa merasakan cairan hangat meluncur turun dari matanya, ia menangis. Menangis ? kenapa ia menangis ? kenapa Lee Taemin jadi cengeng ?!
“ya~ jangan menangis, aku tidak tahan melihat yeoja menangis..” bisik Onew lembut sambil menyingkirkan tangan Taemin dari wajahnya, tersenyum dan menghapus air matanya “aku percaya ini kau, aku percaya.. sudahlah, jangan menangis” hibur Onew tenang, ia agak terkejut pada sikapnya sendiri. Sepertinya menyenangkan juga punya adik perempuan
“apa yang harus aku lakukan ?” tanya Taemin di sela-sela sesenggukannya, ia mengusap air matanya, merasa aneh dengan wajahnya. Ia benci wajahnya yang sekarang, tapi ia sadar ia cukup cantik untuk ukuran seorang yeoja
“kita perlu mengurusi banyak hal, aku akan bilang bahwa kau sedang ke luar negeri bersama appa dan umma. Dan kau akan memperkenalkan dirimu sebagai Lee.. Taerin. Kau bisa pakai surat pindahku dari Kanada, hanya perlu rekayasa sedikit..” jelas Onew bersemangat, Taemin agak ngeri menyadari semangat hyungnya itu
“Lee Taerin ?”
“kembaranmu yang meninggal saat usianya baru seminggu. Bilang saja selama ini kau bersama appa dan umma, sekarang kita akan menukar kalian, sedikit mendadak. Tapi pikirkan cerita apapun yang ada di otakmu” jawab Onew cepat, ia mengerling foto bayi Taemin bersama seorang bayi perempuan yang sangat mirip dengannya
“arraso.. tapi hyung—”
“oppa”
“tidak mau ! aku mau panggil kau hyung !”
“baik, hehe. Apa ?”
“aku tidak tahu bagaimana caranya berdandan sebagai yeoja..” gumam Taemin lemas, hal yang paling ia takutkan adalah, bagaimana caranya menjadi yeoja ?
“eum, aku akan panggil yeojachinguku” Onew beranjak dari tempat duduknya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, berpikir keras
“tapi—”
“kau kan Lee Taerin” potong Onew santai, Taemin mengangguk-angguk mengerti. Taemin berdiri dan membuka lemari, ia segera mengganti bajunya dengan hem putih yang agak lebih kecil, ia baru sadar bahwa Onew mengamatinya ketika ia membuka baju
“MWOYA ?!”
“hehehe.. kau seksi sekali. Taem-ah, kau benar-benar sangat cantik !!” Onew mengedipkan mata pada dongshaengnya yang syok
“ONEW HYUNG !!”
“wae ? aku kan juga namja. Oya, shaengie, tunjukan padaku kapan-kapan !” seru Onew sambil menatap Taemin dari ujung kaki ke ujung kepala, menelan ludah
“apa ?”
“itu” Onew menunjuk dada Taemin, yang otomatis langsung menyilangkan tangan di depan dadanya dan menjerit sejadi-jadinya
“keluar dari kamarku ! hyung bejat ! dasar namja mesum !” jerit Taemin sambil melempar bantalnya pada Onew dan memukuli hyungnya itu. onew bersembunyi di balik pintu, dan ketika Taemin memunggunginya, ia membuka pintu sedikit
“kau tahu Taemin ? aku naksir kau” godanya lagi, Onew berlari menuruni tangga sambil tertawa puas
“LEE JIN KI ~~!”
***
“aah.. jadi kau Lee Taerin ? kau mirip sekali dengan Taemin.. aku tidak tahu Taemin punya kembaran..” gumam Hyorin santai, ia memutar tubuh Taemin dan mengamati lekuk tubuhnya. Onew mengamati yeojachingunya, sepertinya membandingkannya dengan Taemin “kau pasti berolahraga” gumamnya memuji, Taemin mengangkat alisnya tinggi, Onew memberinya isyarat untuk tersenyum karena itu adalah pujian, Taemin melotot pada Onew. tapi Hyorin tampaknya sedang tidak memperhatikan mereka berdua
“kamsahae noo— unni. Unni juga, sangat cantik” gugup Taemin, ia hampir saja memanggilnya noona. Onew mengelus dada karena jantungnya ikut berdetak kencang, mereka   berdua bertukar pandang dengan was-was
“Taemin mendadak sekali pergi, bahkan Onew tidak memberitahuku—acha ! kau bisa coba ini, mungkin muat..” Hyorin memantaskan sebuah blus sederhana berwarna putih dan mini skirt lace berwarna pink suram. Taemin menatap pakaian itu ngeri, rok satin yang berlapis itu sangat pendek
Ia berjalan ke kamar untuk ganti baju, Hyorin mengikutinya, melihatnya membuka pakaiannya. Taemin merasa sangat risi, ia ganti baju di depan seorang yeoja, yeojachingu hyungnya pula..
“tidak apa-apa, ganti saja. Nanti kita akan beli baju yang lebih cocok, Onew bilang kau tidak membawa banyak baju untuk di pakai di daerah hangat seperti disini” Hyorin tersenyum ketika Taemin terlihat agak ragu untuk membuka pakaiannya, yeoja itu mendekat dan membantunya memakai pakaian. Ia merasa bulu kuduknya berdiri, di seluruh tubuhnya
“mianhae, aku agak gugup dengan orang asing. Dan, yah, kami tinggal di Kanada, disana dingin” jelas Taemin sekenanya, Hyorin mengangguk, jawaban itu sepertinya cukup masuk akal. Dan Taemin sangat bersyukur Onew tidak bercerita orang tua mereka ada di belahan dunia mana
“arraso, kau cantik sekali.. tinggal sedikit memoles wajahmu” celetuk Hyorin dengan nada puas, ia mendudukkan Taemin di depan meja rias dan memoleskan bedak tipis ke wajahnya yang sudah putih, serta mengoleskan lipgloss merah muda ke bibir Taemin, tersenyum melihat hasilnya
“kamsahae unni..” gumam Taemin ragu, ia tidak ingin berterima kasih karena sudah didandani. Ia ingin bunuh diri jika teman-temannya tahu ia didandani seperti ini, apa kata dunia kalau Lee Taemin jalan-jalan dengan mini-skirt ?
Hyorin berjalan keluar kamar, Taemin mengikutinya. Bersyukur yeoja itu tidak bertanya apa dia tidak punya kamar disini sehingga ia pakai kamar Taemin. Karena kamar itu benar-benar seperti kapal Titanic
“oh, yeppuda.. uri dongshaengi Taem—Rin-aa !” Taemin melirik Onew tajam ketika namja itu hampir mengatakan ‘Taemin’. Hyorin menatap Onew dengan alis terangkat, ia tampaknya memperhatikan perkataan Onew
“ehehehe.. aku sering salah menyebut mereka. Dan aku rindu Taemin..” tangkis Onew, Hyorin mengangguk-angguk meski tampak agak heran dengan tingkah namjachingunya yang sedikit ‘berbeda’ “jadi, kita akan belanja ?” tambah Onew memecah suasana yang membuat salah tingkah itu. hyorin segera menggandeng tangan Onew dan mereka berjalan mendahului Taemin
Mereka memasuki sebuah toko bertuliskan ‘Girl’s All’ besar berwarna pink di depannya. Sekali lihat, Taemin langsung tahu bahwa itu adalah toko yang sering dibicarakan para yeoja di kelasnya. Mereka bertiga masuk ke toko itu, cukup banyak namja disana, waiter, namjachingu yang menemani yeoja-nya, maupun namja yang berdandan seperti yeoja. Mendadak ia merasa seperti banci
“Taerin-aa, kau bisa pilih apa yang kau suka. Aku akan menemani Hyo—”
“oppa ! aku tidak tahu seperti apa style disini, biar Hyo unni menemaniku” potong Taemin cepat, Hyorin mengangguk dan melepaskan gandengannya dari tangan Onew, menarik tangan Taemin ke bagian baju-baju yang menurut para yeoja, mungkin, bagus. Tapi di mata Taemin, baju-baju itu sangat memalukan
“kau pintar sekali” bisik Onew sambil lalu di belakang Taemin, ia mengedip pada Onew dan tersenyum lebar. Hyorin memilihkan beberapa potong baju yang katanya, bagus. Tapi Taemin setuju dengan perkataan Onew bahwa Hyorin memiliki selera fashion yang bagus
***
“anyeonghaseyo, Lee Taerin imnida. Aku pindahan dari Kanada, aku saudara kembar Lee Taemin, semacam penggantinya disini.. yah.. Bangapseumnida” Taemin membungkuk dalam pada teman-temannya, rasanya benar-benar aneh, mengaku orang lain pada teman-temannya. Minho menatapnya dengan tatapan agak aneh, ingin rasanya berteriak padanya bahwa ia adalah Lee Taemin. Tapi mana mungkin ia percaya ? bahkan Onew hyung-nya saja tidak percaya..
Taemin ingin sekali duduk di samping Minho, seperti biasa. Tapi rasanya akan aneh jika ia harus duduk di samping namja, ia kan anak baru. Akhirnya Taemin memutuskan untuk duduk di satu-satunya kursi kosong, disamping Choi Jin Ah, yeoja cantik yang memiliki banyak namja simpanan, dia adalah yeoja yang paling ia hindari, ia takut suka pada yeoja itu. tapi sekarang ia yeoja..
“anyeong Taerin-ah ! kemari” sapa Jina dengan senyum lebar, Taemin membalas senyumnya dengan gugup “tidak apa.. jangan seperti kembaranmu, dia tidak berani mendekatiku. Haha~” Taemin hanya mengangguk-angguk dan membatin ‘terserah’. Ia memegangi rok pendeknya ketika duduk, rok itu hampir 20 senti di atas lututnya, bagaimana yeoja bisa betah memakai rok sependek ini ?!
“oh ya ? jadi.. kembaranku mengenalmu ?” tanya Taemin gugup, ia bertanya pada seorang yeoja, tentang dirinya sendiri. Ia merasa seperti orang aneh
“ne, begitulah. Dia bilang dia takut suka padaku.. hahaha~ pengecut sekali” ejek Jina santai, ia membuka buku pelajaran matematikanya. Taemin mengangguk-angguk kecil, kesal dibilang pengecut, tapi tidak mungkin mendamprat yeoja itu
“dia bukan pengecut !” Taemin membentak dalam bisikan, Jina tampak agak terperanjat. Tapi Taemin segera memalingkan pandangannya ke papan tulis, dimana Yong seonsaengnim sedang menuliskan beberapa teori eksak lanjutan
“galak juga kau.. kenapa ? lagi datang bulan ya ? hihihi..” goda Jina sambil mencolek dagu Taemin. Taemin merinding ketika tangan yeoja itu menyentuhnya, dia dibilang apa barusan ? datang bulan ? Demi Tuhan..
“ani, apa yang kau bicarakan ?” kesal Taemin, masih dalam suara pelan. Ia menggembungkan pipi dan menulis beberapa teori yang dijabarkan Yong seonsaengnim di depan sana
“wae ? kan biasanya begitu.. memang kenapa ? kau tidak biasa membicarakan masalah yeoja ?” tanya Jina tenang, ia ikut menulis beberapa teori itu, tapi tampaknya ia tidak begitu memperhatikan penjelasan Yong Junsu di depan sana
“eum.. itu.. hanya, semua saudaraku kan namja.. jadi aku tidak begitu.. yah, kau tahu” jawab Taemin gelagapan. Ingin rasanya ia membentak yeoja itu, ‘aku kan namja ! mana mungkin bicara masalah begituan ?!’ tapi kemudian ia ingat bahwa ia adalah seorang yeoja cantik yang menjadi pusat perhatian seluruh namja di kelas sekarang
“Taerin-ah ! hey ! kau mau kencan denganku nanti malam ?” seorang namja di belakang menepuk pundak Taemin. Bolpen yang dipegangnya hampir terlempar
‘kencan ? ia baru saja di ajak kencan oleh seorang NAMJA ! SIALAN ! AKU BUKAN GAY !!’ jerit Taemin dalam hati
“ehh.. aku—” gagap Taemin salah tingkah, Tuhan, ia tidak tahu harus berkata apa..
“jangan seperti itu, hormati yeoja sedikit” tegur sebuah suara, ia menoleh dan seorang namja berwajah manis dan sangat berkharisma itu tersenyum padanya. Jantungnya berdetak lebih kencang ketika namja itu tersenyum, ia terkesima
‘apa ?! sedetik lalu aku merasa gay, kenapa sekarang aku suka pada Choi Minho ? sahabtku sendiri ? sialan !!’ Taemin segera berbalik dan menghadap bukunya lagi, tatapannya kosong. Tak lama, bel istirahat pertama berbunyi, tampaknya ia cukup lama kelewatan pelajaran Mr. Yong. Gara-gara diajak kencan sih..
***
Jam sudah menunjukkan hampir pukul 9, tapi Taemin masih bergelung di balik selimutnya, memegangi perutnya yang sakit. Hyorin menemaninya sejak tadi, melarang Onew masuk dan mengganggunya. Taemin mencoba memejamkan matanya, kepalanya berat, tapi ia tidak bisa tidur
Hyorin beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari kamar Taemin setelah menggumamkan sesuatu tentang handphone-nya yang ketinggalan diluar. Taemin mengangguk dan merapatkan selimutnya, ia sama sekali tidak ada niat untuk sekolah
“kenapa sih dia ? menyebalkan sekali sejak pagi, kerjaannya memarahiku..” gerutu Onew yang sedang menekuni sarapannya. Hyorin melempar senyum simpul dan mengecek handphone pink di tangannya, membalas beberapa pesan yang masuk
“aniyo, dia hanya sedang datang bulan” gumam Hyorin tidak jelas karena ia masih asik dengan handphonenya. Onew tersedak potongan besar omelette yang digigitnya, barusan yeoja itu bilang apa ?
“datang bulan ?” ulang Onew tidak percaya, adik laki-lakinya ? Lee Taemin ? demi Tuhan..
“iya, memang kenapa ? itu wajar kan ?” Hyorin mengangkat alis melihat sikap aneh Onew, namja itu mengangguk dan kembali menekuni makanannya
“setelah kau yang galak padaku, sekarang aku harus menghadapi di ketusi oleh Taerin juga ? jadi yeoja itu susah ya ?” ejek Onew geli, Hyorin melempar bantal sofa kecil ke belakang kepala Onew. Namja itu hanya terkikik melihat yeojachingunya dan melemparinya dengan ‘kiss-bye’. Hyorin memeletkan lidahnya kesal, ia kembali berjalan masuk ke kamar Taemin sambil membawa handphonenya
“apa kau selalu begini tiap bulan ?” tanya Hyorin sambil menutup pintu kamar Taemin dan mengecek make-upnya di kaca. Taemin menyibakkan selimutnya sedikit, memperlihatkan kepalanya dan berpikir. Ini pertama kalinya ia begini, harus jawab apa ?!
“eumm.. begitulah, biasanya ada umma yang menemaniku” jawab Taemin akhirnya, ia mengelus dada dan menghembuskan napas diam-diam ketika Hyorin mengangguk-angguk mengerti “aku benar-benar gila” gumamnya pada dirinya sendiri. Taemin mendudukkan dirinya dengan selimut yang menutupi dari perutnya, ia merintih sedikit ketika ia merubah posisi. Perutnya terasa kaku, ia benci jadi yeoja
“apa bisa lebih parah ?” tanya Taemin sambil memegangi perutnya dan melempar lirikkan tajam pada Onew yang nekat masuk ke kamarnya. Hyorin menoleh pada Taemin setelah ia selesai memukuli Onew yang tetap nekat duduk di sebelah Taemin
“kau belum pernah dengar ? ada yang sampai pingsan” jawab Hyorin santai, Onew dan Taemin bertukar pandang syok
“aku benci jadi yeoja”
***
Taemin mendudukkan dirinya di bangku yang kosong di meja yang kosong, ia sendirian. Ia sangat ingin sendirian saat ini, tapi namja-namja sialan itu terus menatapnya sambil berbisik-bisik, mereka tidak bisa mengalihkan pandangan dari dadanya, yang kata teman-teman yeoja-nya, dadanya besar, Taemin menjerit-jerit dalam hati mendengarnya kendati itu sebuah pujian. Taemin membenarkan posisi duduknya dan merapatkan rompinya ke depan dada. Menghindari tatapan mesum namja-namja buas itu
“ini, pakai ini” seorang namja menyerahkan semacam kardigan berwarna putih padanya. Taemin menerimanya dan tersenyum, ia mendongak untuk berterima kasih. Dan ternyata namja yang berdiri disana adalah Choi Minho. bulu kuduk Taemin berdiri, apalagi ketika namja itu meminta ijin untuk duduk dengannya
“ah, kau pasti Choi Minho yang itu.. Taemin sering cerita tentangmu” sambut Taemin riang, ia mengatakan apapun yang terlintas di kepalanya. Karena ia tidak bisa berpikir jika menatap wajah Minho “terima kasih soal yang dulu, aku tidak menyangka kau akan membelaku. Kukira kau sama dengan mereka”
“jujur saja, aku tidak biasanya menghormati yeoja sebesar itu. Aku namja brengsek, tapi kau.. berbeda..” gumam Minho sambil berusaha memandang Taemin yang terus menghindari tatapannya. Minho mulai memakan ramennya, tapi tidak mengalihkan pandanganya dari Taemin
“begitu..” gumam Taemin tidak jelas. Minho menunduk untuk memakan ramennnya, meski tiap selesai menyuap ia akan menatap Taemin
Mata Taemin kini tidak bisa lepas dari wajah tampan Minho, namja itu menggoda sekali. Taemin mengamatinya ketika makan, tatapannya berhenti di bibirnya, membayangkan namja itu menciumnya, menikmati bibirnya, hangat dan manis, juga memeluk tubuh tinggi itu..
“Taerin-aa ?” panggilan Minho membuatnya tersadar, tangannya sudah memegang pinggir bibir Minho. Ia baru saja membersihkan sisa mie di wajah namja itu dengan tisu. Jantung Taemin berdetak benar-benar lebih kencang, baru 2 hari ia jadi yeoja, dan ia sudah jatuh cinta pada seorang namja
‘Ya Tuhan, ini sungguh gay !’ jerit Taemin dalam hati, ia frustasi karena tidak dapat mengontrol perasaannya sendiri. Ia benar-benar merasa nyaman dan tenang di samping namja itu, ia merasa namja itu bisa melindunginya, menjaganya, ia sungguh ingin memegang tangan Minho..
“ah, ne ? mianhae.. tadi ada sedikit..” gumam Taemin sekenanya, Minho mengangguk paham dan tersenyum. Choi Min Ho tersenyum padanya ! Mr. Killer Smile tersenyum padanya !! ingin rasanya ia bersorak dan mengatakan pada dunia bahwa sang bintang sekolah baru saja tersenyum hangat langsung padanya
“gwaenchana, gomawo.. eeh, Taerin-aa.. kau mau.. mungkin—” Minho tidak menyelesaikan kata-katanya karena bel masuk berdering nyaring. Tangan Minho yang nyaris saja menyentuh tangan putih Taemin, ditarik kembali. Ia tampak agak salah tingkah, dan entah kenapa, hal itu membuat Taemin merasa sejuk
“kita harus kembali ke kelas” potong taemin cepat, ia memiliki perasaan bahwa namja itu mungkin akan mengajaknya jalan-jalan, dilihat dari ekspresinya yang sangat kecewa ketika Taemin berdiri untuk kembali ke kelas. Melihat namja itu mengangguk dengan kecewa membuatnya sedih, meski di sisi lain ia bersyukur, tidak ada namja lain yang mengajaknya kencan lagi..
***
Taemin memandangi dirinya di cermin, beberapa foto dirinya dalam versi namja terpajang di meja rias itu. jujur saja, ia memang merasa agak aneh memandang foto itu, seakan merasa dirinya dilecehkan
Dengan kesal, Taemin menghapus make-upnya, ia baru saja pulang sekolah. Aktivitas barunya ini terkadang membuatnya berpikir, apa ia akan selamanya begini ? ia sama sekali tidak bisa membayangkannya, menjadi yeoja selamanya. Saat pelajaran olahraga tadi saja, ketika teman-teman yeojanya ganti baju di ruang ganti setelah selesai pelajaran, ia merasa jantungnya berdegup liar. Yeoja-yeoja itu membuka baju dengan bebas di depannya, ia begitu takut dan gugup, tapi tidak seperti namja, ia sama sekali tidak nafsu pada teman-teman yeojanya
Pikirannya melayang jauh lagi, satu sisi dirinya adalah namja, tapi sisi lain, dia adalah Lee Taerin. Apa Taerin akan marah jika ia menggunakan tubuhnya ? taemin memandang sekeliling, tidak ada siapa-siapa, ia memandang kaca dan menguncir rambutnya kebelakang, menyisakan poni. Ia beranjak dari tempat duduknya dan hampir menjerit ketika seorang yeoja yang sangat mirip dirinya sedang duduk di tempat tidurnya, melambai santai padanya
Taemin berusaha mempertahankan diri untuk tidak menjerit, yeoja itu tidak begitu mengerikan. Ia sama saja dengan dirinya, hanya dengan bagian hitam mata yang agak pudar, sosok yang kabur di liputi kabut dan tubuhnya tidak menapak
“noo-noona ?”
“anyeong Taem-ah, masih ingat aku ?”
Sebuah suara bergema di kamarnya, seakan dipantulkan dinding-dinding yang mengelilinginya. Taemin merinding, bergidik hebat mendengar suara itu, ia memegangi belakang lehernya dan mendudukkan diri di kursi kecil tempatnya tadi duduk. Pikirannya melaju dengan cepat, ia ingat, ia pernah bertemu Taerin sebelumnya, saat ia masih kecil.. saat ia koma..
“apa yang— kenapa kau disini ?” tanya Taemin hati-hati, bagaimanapun juga, ia tidak ingin menyinggung perasaan hantu, sekalipun hantu itu kakaknya. Taerin mendekatinya dengan senyum yang tidak mirip Taemin, tapi bisa dibilang, seperti Onew
“mengunjungi dongshaeng kecilku yang manis” jawab Taerin santai, ia berjongkok di depan Taemin, tersenyum usil padanya. Taemin bisa merasakan keringat dingin turun di dahinya, menatap Taerin membuat darahnya bergejolak
“kau hanya lebih tua 5 menit dariku” sanggah Taemin geli, ia menghindari tatapan Taerin, tapi tersenyum padanya, meski seakan mengarahkan senyum itu pada tembok
“kau suka namja itu ?”
“entahlah, kurasa dia hanya akan menyakitiku”
“cobalah kenalan dengannya, kenal dia lebih dekat”
“dia sahabatku, aku kenal dia”
“tidak sebagai seorang yeoja ke namja”
“arraso.. tahu apa kau ? punya pacar saja tidak !” ejek Taemin sambil melempar tatapannya ke tembok ketika Taerin berdiri dan berusaha memegang pipinya
“dasar nakal ! aku punya banyak kenalan disana” Taerin menunjuk atas dan Taemin tertawa kecil, meski tawanya bergetar. Taerin memegang pipi Taemin, yang memekik pelan karena pipinya seakan di beri es
“siapa ? Albert Einstein ?” Taerin mendorong tubuh Taemin, dengan tangan yang tidak menyentuh dada Taemin. Tapi dongshaengnya itu hampir jatuh kebelakang, kepalanya membentur pinggir meja. Taemin mengaduh pelan dan memegangi belakang kepalanya, ia bisa merasakan benturan keras itu, rasanya pusing. Taerin memegangi belakang kepalanya juga
“aku tahu itu sakit, mian.. hehe” Taerin menggosok belakang kepalanya seperti Taemin “selain Einstein, aku juga kenal umma Minho..”
“jin—”
“Taemin-ah ? kau bicara dengan siapa ?” tanya Onew sambil membuka pintu kamar Taemin. Dalam satu kedipan, Taerin sudah hilang ketika Taemin mencarinya lagi. Onew memandang ke arah yang sama seperti Taemin
“Taerin ya ? maaf mengganggu, tapi makan siangmu sudah siap” ajak Onew sambil membukakan pintu lebar-lebar untuk Taemin. Sekilas, Taemin mengamati senyum Onew, sadar bahwa senyum itu benar-benar mengingatkannya pada Taerin “dia juga suka mengunjungiku” kata Onew ketika Taemin melewatinya, senyum merekah di wajah cantiknya, dan ia meneruskan berjalan
Onew tersenyum pada kata-katanya sendiri, ia tidak pernah kehilangan Taerin..
***
Preview next part (if you want me to continue^^) :
***
“MWO ?! KAU SUKA PADA CHOI MINHO ?” bentak Onew pada adiknya
“suka pada seseorang, itu normal” tegur Hyorin
“tapi dia suka pada namja !”
“tentu saja !”
---
“kau manis jika marah” Minho mengecup bibirku sekilas, aku sangat terkejut
“mianhae, aku hanya berharap bahwa akan ada lowongan untukku, untuk menjadi namjachingumu” Minho berdiri, menatap punggung namja itu menjauh hingga ditelan kegelapan.
---
appa, umma, kumohon, bisakah kalian merubahnya menjadi lelaki lagi ?” mohon Onew, sekali lagi ia melirik jam.. Taemin masih belum pulang, Ia berubah, sejak menjadi yeoja.. menjadi nakal..
“aku tidak mau menjadi Lee Taemin”
---
“AKU TIDAK BERHARGA KAN DIBANDING YEOJACHINGUMU YANG CANTIK ITU ?!”
“KAU JUGA SELALU MEREMEHKANKU ! KAU TIDAK PEDULI PADAKU ! demi Choi Minho-mu yang berharga ?!”
***


Rabu, 18 April 2012

Bling-Bling Jonghyun's Facts


1. When he was a kid and his father had to go overseas for a business trip, Jonghyun was reluctant and didn’t want him to go. So on the day of his dad’s departure, he stuffed a huge raw fish into the car’s engines so that the car wouldn’t work (naughty ! haha~)

2. Whenever he hears Key nagging at him, he would use Taemin’s packet of sweets to throw at Key for defence. If that doesn’t work, he would start grabbing his cushions and start yelling ‘rape’ loudly for everyone to hear (Jjong vs Umma Key :D)

3. Onew said that when Jonghyun started to cry, he’ll cry the whole day.

4. “When I met Key, he wasn’t too familiar with my name. He kept calling my name backwards. HyunJong, HyunJong. What on earth.” (LOL)

5. He used to collect dead insects in the garden and put them on his mother’s table to freak her out when he was little (this would called a naughty kid !!)

6. Jonghyun admitted that he once threw his father’s handphone out of the house before and told it to fly (hahaha~ imagine it Jjong)

7. He can sleep with his eyes open.

8. Apparently after watching New Moon, Jonghyun would take his shirt off inside everyday to be like the werewolves
9. Has been said that the first line of “Love like oxygen” sounds like Michael Jackson’s style. “It does sound like it a bit.”, he admits it himself, but Usher is still irreplaceable, definitely!
10. “Bling Bling Jonghyun”, does it sound weird? He uses it all the time, be it during messaging or talking, he uses it. Because he loves R&B and Hip-hop too much, he wishes that he can shine forever (like bling bling). If you find it difficult to call that, “Hey Bling” can be used, thats what the members call him.
11. Will tend to talk at a really fast speed when he gets nervous, but because he talks a lot usually, nobody ever notices that habit of his.
12. There is no shortcut to achieving perfection, just hard work and more hard work, if he is unable to take it, he will hide in the toilet for a cry, and then continue to work even harder during practice.
13. Has a lot of charisma on stage, but is very endearing and fun to be with off stage, before debut, he chats with Taemin everyday when returning home, is the member who is the most unanimous with his relaxation and lifestyle.
14. “If I meet an alien, I will definitely be scared at first, but after awhile when I get to know it, I will consider how to send it back home.”
15. Regardless of anything, no matter how many times he had performed on stage, whenever he hears his own song he will still get exceptionally excited, will lipsynch along, dance along, fidget around in his seat, even when he chokes on water he will still remain engrossed.
16. A very lively student in high school, able to digest English and Korean songs very well. Formed a band, composed music during that time, believes that if you truly like something, it is not difficult to persevere on.
17. Understands the importance of heath, so does not eat stuff like instant noodles even when he is very hungry. To practice on an empty stomach is definitely tough, but in comparison, won’t it feel really good to finally eat a full meal during breakfast? — After tolerating for so long, it’s finally time to enjoy.
18. Is not scared of the camera at all, a 180 degree display or 360 degree all show? Just state it.
19. Feels that he is a good hyung, and a good dongsaeng to the members, if not for the fact that they always interrupt him which makes him flares up at them shouting “Keep quiet!” at times, his image is pretty perfect.
20. Makes total and absolute preparation for everything, will even stay up overnight without sleep to prepare. If his progress does not meet his own expectations, he will feel restless and a little short tempered.
21. Likes girls who seek novelty at times, is willing to accept the age gap of up to 6 years…What about 7 years?….8 years?
22. Why cover up if you make a mistake, just admit it truthfully won’t it be good?
23. Taemin is very good, but too young. If he were to become a girl, it will be better to let Key be his boyfriend, setting aside the good personality, Key is very honest, which fits his view in life, refer to point 14.
24. Has a lot of notices, will show off to his members after returning to the dorm. Will also miss his members whom he don’t know what they are doing while he is at certain shows/programs, if there is a chance, he will like to bring all his members along.
25. The only secret to maintaining a good complexion despite a very hectic schedule is to simply maintain a positive mindset.
26. Is very proficient in the guitar, bass and piano.
27. Wakes up the earliest in the dorm, will wake up Key after he is done with washing up, Key will then wake Onew up, then Taemin and lastly, Minho — “I am the one who wakes up the earliest! I am most confident about it!”
28. “How do I wash the rice? Why doesn’t Key umma know?! …So you have to wash it like this, Taemin? Wow!”
29. Jonghyun’s blood type is AB.
30. SHINee Jonghyun is personnel with the lowest height (height 173).
31. Jonghyun is SHINee’s Lead Vocal (his voice is.. OMO !)
32. Born on April 8, 1990.
33. His Noona’s name is Kim Song Dam (김송담)
34. SHINee’s sexy image ! xD
35. Jonghyun really want to ride public transportation, because he never felt ill
36. "I have a lot to prepare. But I do not know why when I saw the face noona, I forgot everything." - Jonghyun
37. Jonghyun includes five major natural facial artist in the poll.
38. The first thing Jonghyun after he opened his eyes in the morning is headed, took a shower.
39. Cinema is his favorite place (lets watch film with me kkk~)
40. He often sung the songs of Buzz or S. G. Wannabe in the karaoke.
41. Jonghyun sleep with his eyes slightly open.
42. Jonghyun didn’t have a favorite food, but he loves meat
43. Since high school, Jonghyun want to become a composer or a vocal coach.
44. Jonghyun wanted to work with an artist who is much older than himself.
45. Jonghyun felt after he became the idol, so he received much love and he should keep trying.
46. Senior Idol said Jonghyun is HOT!
47. When asked Jonghyun advantages compared to other members, he said the surplus was "Younger than Onew." (of course ! -_-)
48. Jonghyun wants to be a character in My Sassy Girl, as Gyun Woo.
49. Jonghyun felt encouraged when she was on stage and hear the music begins. Especially when I heard the beginning of the song "Noona, You're So Pretty."
50. When he not becoming an idol anymore, he wants to be a composer.



Source: Tumblr, Facebook (i changed it a little ^^)

Leader Onew's Facts


1.He thinks that spaghetti is more interested than key (oh really ?)
2.Onew most like to remember the wonderful experience with tofu (tofu) when he was a child.
3.His Hobby is sleeping
4.When someone disturbing him when he reading book,he will really hate it.
5.Onew is graduated from IT High School.
6. Usually Onew smiles a lot, but Taemin say Onew looks strange if he more serious.
7.His faforite Super Junior’s member is Lee Teuk. 8.Onew believe you can change lives with just one word.
9. Onew carried Rubix everywhere and play it if he was bored.
10. When he was little, Onew often bring food from food stores.
11. Onew had 2 MP3 players because he feared one of them battery runs out.
12. Parents and share with her classmates.
13. Onew really like toothbrushes for long.
14. Onew using glasses when dance rehearsal
15.According Onew, reading it helped him write the lyrics.
16. Minho like character in the manga for onew.
17.According Taemin, Onew play a role as the eldest brother in SHINee.
18. Onew ever imitate the way the movements of dogs, but eventually he realized that he was human.
19.Yoogeun or chicken? The answer is… CHICKEN! Why? Because the chicken has been together for 22 years. 20.Onew sometimes be autistic on something.
21.Onew want to have a lot of money so he can buy ship and enjoy life.
22.Onew says, Jonghyun is a harp, Key is like his name; key, Minho like a book, and Taemin like a drum.
23.Onew want to learn to draw good.
24.Onew did not care about dating or marriage.
25.He looks soft and quiet, but she was very ambitious to be someone who is humorous.
26.During the Ring Ding Dong Onew, Jonghyun, and Taemin diagnosed with swine flu.
27.Onew would speak formally on his wive if he was married.
28.Onew diligent study. He’s got two parallel ranking in school, but according to him is not something to be proud. 29.According Onew, he’s not special.
30.Onew want to be August,in movie  Rush August.
31.Yoogeun ever say  if he missed Onew-Appa, who makes her mother do not believe it.
32. Mother Yoogeun asked again, then Yoogeun replied “I miss Onew-Appa.”
33.Jonghyun delighted to hear the fact that he’s younger than Onew.
34.Onew would go to farms and work to prove how long he will last there.
35. Onew think that spending money to Taemin is a waste.
36. If you want to be  Onew’s friend, at least you have been friends with since junior high Onew.
37. Since childhood, Onew goal is to become a scientist.
38. If Onew had a girlfriend, he would sing and play piano for her.
39. Onew does not like other people call him by his real name.
40. Ideal type Onew:have own character, good personality, knows how to cook, and good behavior.
41.When was the first time, Onew can not see anything in front of him and then he forgot the lyrics before appearing on the stage.
42. If Onew turned into a girl, she would choose Key as his lover. Because Key is unique, strong personality, and very interesting.
43. When Onew should lead a discussion, Onew sure he’s not nervous, but once he was panic, he immediately shouted “umma!”
44.All members of SHINee is the last child or an only child.
45. Onew has the expertise to freeze the atmosphere with whatever he says, people say he is very funny while doing it.
46.Before Onew become a singer, he joined a concert, after he cast.
47. During the concert, she sang the song “Do It”.
48. Onew was graduate from Changwoon University.
49.Time in college, he majoring in broadcasting  music.
50.Kyuhyun Super Junior wrote “Jinki (Onew) who has many secrets.” In ‘thanks to’ of his album.


source: Tumblr